Bandar Lampung ⏱️ 2 menit baca
Isu HAM Ramai di Ruang Digital, Masyarakat Lampung Diingatkan Tidak Terburu-buru Menarik Kesimpulan
Melalui media sosial, informasi mengenai suatu peristiwa dapat menyebar dalam waktu singkat. Foto, video, pernyataan, hingga potongan pemberitaan dapat dengan mudah diteruskan dari satu akun ke akun lainnya dan kemudian menjadi perhatian publik.
Rahmat Hidayat
Wartawan Lapangan Desk Bandar Lampung • Ed: Aris Munandar
Tayang: Selasa, 22 September 2026 | 02:40 WIB
👁️ 37 dibaca • 🔄 0 dibagikan
BANDAR LAMPUNG — Ruang digital di Provinsi Lampung kembali diwarnai beragam informasi yang membahas isu hak asasi manusia atau HAM sepanjang September.
Melalui media sosial, informasi mengenai suatu peristiwa dapat menyebar dalam waktu singkat. Foto, video, pernyataan, hingga potongan pemberitaan dapat dengan mudah diteruskan dari satu akun ke akun lainnya dan kemudian menjadi perhatian publik.
Namun, di tengah derasnya arus informasi tersebut, masyarakat perlu memastikan bahwa informasi yang diterima memiliki sumber dan konteks yang jelas.
Sebuah foto atau video yang beredar di media sosial tidak selalu memberikan gambaran secara utuh mengenai suatu peristiwa. Demikian pula dengan potongan pernyataan yang dapat menimbulkan pemahaman berbeda apabila dipisahkan dari konteks aslinya.
Karena itu, masyarakat Lampung diharapkan tidak menjadikan informasi yang sedang viral sebagai satu-satunya dasar dalam menilai sebuah peristiwa.
Sebelum membagikan informasi, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana. Mulai dari memeriksa sumber awal, memastikan waktu dan lokasi kejadian, menelusuri kronologi, hingga membandingkannya dengan informasi dari sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hal yang tidak kalah penting adalah membedakan antara fakta, opini, dan dugaan. Informasi yang belum terkonfirmasi sebaiknya tidak disampaikan seolah-olah merupakan fakta.
Sikap kritis bukan berarti menolak informasi, melainkan memastikan informasi tersebut dipahami secara utuh sebelum diterima dan disebarluaskan.
Di tengah meningkatnya penggunaan media sosial di Lampung, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ruang digital. Satu unggahan yang dibagikan tanpa verifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman, sementara informasi yang disampaikan secara akurat dapat membantu masyarakat memahami suatu persoalan secara lebih objektif.
Isu HAM merupakan persoalan serius yang membutuhkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Karena itu, mari gunakan ruang digital secara bijak.
Jangan terburu-buru percaya karena informasi sedang viral.
Jangan terburu-buru membagikan sebelum mengetahui kebenarannya.
Periksa sumbernya, pahami konteksnya, dan pastikan faktanya.
Dari Lampung, mari bersama menjaga ruang digital tetap sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
Catatan Redaksi & Hak Jawab:
Pemberitaan ini diproduksi dengan mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Apabila pihak terkait hendak memberikan klarifikasi, koreksi, atau hak jawab, silakan menghubungi redaksi melalui email resmi redaksi@lampunginsight.id.